Berita

Event

Terbentuk sejak 2 tahun silam tepatnya pada oktober 2016, Winky wiryawan selain aktif dalam dunia edm sebagai seorang dj pria satu ini juga membentuk sebuah band beraliran keras atas kerjasama winky bersama Topan Tofano. Rahasia Intelijen menjadi nama yang mereka pilih dan setahun berikutnya rahasia intelijen merekam karya dengan bertepatan dimana suasana panas ibu kota jakarta sedang panas-panasnya efek dari pilkada pada saat itu. Seiring dengan konsistensi mereka membentuk sebuah band, tepat pada awal april 2018 ini Rahasia Intelijen telah merilis debut album bertitle 'Angkara' dengan berisikan tujuh track didalamnya.

Album Angkara sendiri secara keseluruhan ditulis langsung oleh sang vocalis Kolonel Zulkifli serta dibantu Ahmad Muarif untuk cover art di album tersebut. Diawali dengan track berjudul "Bisana", Rahasia Intelijen dalam lagu ini bercerita tentang kegilaan yang ada pada setiap individu dan single Bisana juga telah dikemas dalam bentuk video clip yang dirilis pada 2 februari 2017 lalu dengan Alex Abbad sebagai actor dalam video clip tersebut serta dibantu Agus Makkie sebagai direcotor.

Pada urutan kedua rahasia intelijen memberikan 'Api', lagu ini bercerita tentang dendam yang digambarkan seperti api dan single kedua inipun telah dikemas dalam bentuk video clip sebulan telah diluncurkannya clip Bisana. Untuk video clip 'Api', Rahasia intelijen turut dibantu putu Sutha Nata Wijaya sebagai Director sekaligus actor dalam clip tersebut. 

Lagu berjudul 'Harakes!' Yang jika dibaca terbalik adalah Serakah! menjadi single ketiga. Lagu tentang korupsi para pejabat untuk memperkaya diri, keluarga, partai beserta lingkaran setannya yang menimbulkan penderitaan pada orang lain. Video klip Harakes! disutradarai oleh Allan Soebakir (Seniman Pinggiran), dengan menggunakan teknik stop motion dengan cara kolase. Darah sebagai simbol penderitaan. Amarah kita seakan terwakili dengan bernyanyi mengikuti lirik darah. Lagu ini sebagai perlawanan kepada siapa saja yang melakukan korupsi.

Rahasia Intelijen juga tidak luput menangkap kejadian yang makin marak saat ini, yakni tentang kekerasan atas nama agama, yang tertuang pada lagu berjudul 'Penjaga Pintu Langit'. Lagu ini dilengkapi pula oleh dua lagu berjudul 'Atam', dan 'Kitai', yang secara isiannya menggambarkan tentang kekurangan satu sama lain, sebagai upaya pengalihan pandangan, sehingga kita tidak sadar bahwa kita sedang dijajah. Sedangkan lagu 'Kitai' adalah tentang penertawaan kepada kita manusia, yang batil dan selalu membuat kerusakan. Pada lagu ini mereka berkesempatan berduet dengan Satriyo “Blackteeth”.

Band yang beranggotakan Kolonel Zulkifli (Vocal), Winky Wiryawan (Guitar), Topan Tofano (Bass & Synth), Cesar (Guitar) dan Aldy Abuthan (Drum) ini menggabungkan berbagai genre musik, dari Metal, Hardcore, Punk, Glam Rock dan Electronic, beat drum dengan hook guitar padat, melody heavy di album Angkara dan dibungkus dengan sound modern menjadi berbeda pada lirik yang dilantangkan oleh Kolonel Zulkifli, sehingga mengajak untuk bernanyi, berteriak! dan menggoyangkan kepala naik turun dengan tempo yang teratur atau kami menyebutnya Urban Banging!. Album Angkara ini sudah dapat kalian download secara legal melalui digital download seperti spotify, iTunes, Deezer.

Track List Angkara

1. Bisana
2. Api
3. Harakes
4. Penjaga Pintu Langit
5. Atam
6. KiTai
7. Angkara
 

No comments:

Post a Comment